Pernah melihat seekor ular kobra melebarkan 'tudung' pada lehernya? Ilmuwan punya jawaban mengenai penyebab kobra melebarkan tudungnya dan bagaimana dia melakukannya.
Seperti dilansir Times of India, Senin (19/4/2010), para ilmuwan menemukan mekanisme dibalik mengembangnya tudung tersebut yang kerap dimanfaatkan ular kobra untuk menakuti musuh. Ular kobra, menurut para peneliti, bisa mengembangkan tudungnya dengan bantuan delapan otot.
Tim peneliti yang dipimpin oleh Kenneth Kardong dari Washington State University mengidentifikasi kelompok otot yang digunakan kobra saat aksi 'pamer' tersebut.
Dalam studinya, Kardong mengukur aktivitas elektrik dari semua otot pada leher kobra. Tak hanya itu, mereka juga melakukan pembedahan kecil untuk menanamkan elektroda ke dalam otot leher kobra.
"Pada kobra, baik tulang maupun oto sama-sama bekerja untuk menampilkan tudung yang terkembang sempurna," kata Kardong.
Ada delapan otot yang terlibat dalam aktivitas ini dan otot-otot ini juga ada pada jenis ular lain yang tidak memiliki tudung. "Ini adalah contoh remodelling evolusi yang ditunjukkan oleh spesies. Ada perubahan dalam kontrol sistem syaraf di sekitar otot ini," terangnya.
Kardong menyebutkan, tudung kobra menjadi sebuah misteri dalam biologi evolusioner. "Kami ingin menguji cara tulang terlibat di dalamnya dan memahami bagaimana otot bisa melakukan itu dan mengembalikannya ke posisi semula," tandasnya.
Senin, 19 April 2010
Minggu, 18 April 2010
Kepala Singa di Makam Bung Karno
MACAN mati meninggalkan kulit, gajah mati meninggalkan gading. Orang besar mati meninggalkan nama. Itulah yang terjadi pada Bung Karno, Presiden Pertama RI dan salah satu proklamator kemerdekaan, meski rezim Soeharto mencoba menghapus nama Soekarno dari sejarah. Polemik sejarah tentang siapa sebenarnya penggali Pancasila bisa dibilang termasuk bagian dari upaya ini.
Rezim Soeharto melakukan segala hal untuk mengecilkan dan “menghabisi” Soekarno, termasuk melarang kunjungan keluarga dan kerabatnya ketika ia sakit, menuduhnya terlibat PKI, termasuk kemudian menolak memenuhi keinginan Soekarno sebelum wafatnya, yang ingin dimakamkan secara sederhana di Batutulis, Jawa Barat.
Putra bungsunya, Guruh Soekarnoputra, menceritakan kepada D&R, Bung Karno wanti-wanti kalau meninggal jangan dibuatkan batu nisan, kijing. Jangan dituliskan segala macam gelar. Hanya tulislah Di sini Beristirahat Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Dan, kuburan itu kalau bisa di bawah pohon rindang.
Adapun soal tempat, itu macam-macam. Dalam salah satu surat cinta untuk Ratna Sari Dewi atau Hartini-istri- istrinya- Bung Karno menulis: “Aku ingin dikuburkan bersamamu.” Tapi, tentang perincian lokasinya ada di buku biografi Soekarno karangan Cindy Adams, yakni ingin dimakamkan di Jawa Barat, sekitar daerah Priangan. “Harus kelihatan ada sungai, gunung-gunung. Jadi, Bapak pesannya begitu,” ucap Guruh.
Setelah sakitnya mendadak menjadi gawat, Bung Karno diangkut ke RSAD Gatot Subroto pada petang hari, 16 Juni 1970. Ia meninggal pada Minggu, 21 Juni 1970. Rachmawati Soekarnoputri, putri Bung Karno, menceritakan kepada D&R, hari itu diadakan rapat keluarga dan semua sepakat Bung Karno bisa dimakamkan sesuai dengan testamennya, yakni dimakamkan di Batutulis.
Bahkan, Hartini dan Dewi bersama-sama memohon kepada Soeharto agar mengizinkan penguburan Soekarno di pekarangan rumahnya di Batutulis, sesuai kehendak Soekarno. Batutulis adalah rumah Soekarno tempat ia menjalani tahanan rumah pertama kali, sebelum kemudian dipindah ke Wisma Yaso di Jakarta.
Namun Soeharto-yang sedang pada tahap-tahap awal dalam mengonsolidasikan kekuasaannya- rupanya tidak ingin mendirikan suatu tempat ziarah yang terlalu dekat dengan Jakarta. Soeharto menolak permohonan itu.
Bukan hanya itu. Bahkan, menurut penuturan mantan Duta Besar RI di Moskwa, Manai Sophiaan, permintaan istri Bung Karno yang lain, Fatmawati, agar jenazah Bung Karno disemayamkan di rumah Jalan Sriwijaya, bukan di Wisma Yaso, juga tidak diizinkan. Alasannya: mau diberi upacara pemakaman kehormatan militer.
Sempat terjadi perundingan antara Hoegeng, Kepala Polisi RI, yang waktu itu bertindak mewakili keluarga Bung Karno, dengan Alamsjah Ratu Prawiranegara dan Tjokropranolo, asisten pribadi Presiden Soeharto, untuk memutuskan di mana Bung Karno dimakamkan.
Akhirnya, Soeharto sendiri yang memutuskan di Blitar, dengan alasan supaya dekat dengan makam ibunda Bung Karno. “Pihak keluarga waktu itu sempat bertahan agar tetap sesuai dengan amanah beliau (Bung Karno). Tapi keputusan di tangan pemerintah,” kata Rachmawati.
Ada yang menarik sehubungan dengan keputusan memakamkan Bung Karno di Blitar itu. Menurut Subayo Anam, mantan kepala biro penerangan Departemen Penerangan. sekitar pukul 07.00, 21 Juni 1970, disiarkan di radio Bung Karno wafat. Waktu itu, di Istana Negara diadakan sidang. Pak Harto memanggil Bung Hatta dan juga memanggil keluarga Bung Karno. “Cuma, saya tidak tahu apa yang dinyatakan oleh pihak keluarga, itu hanya mereka yang bisa menjelaskan,” tutur Subagyo kepada D&R.
Lalu mereka mengumumkan bahwa Bung Karno akan dimakamkan didekat makam ibundanya di Blitar. Kemudian juga akan diadakan upacara kenegaraan. “Begitu selesai pengumuman tersebut, langsung saja saya beritahukan hal tersebut kepada para wartawan bahwa Bung Karno akan dimakamkan di makam pahlawan,” cerita Subagyo, “waktu itu, wartawan menjadi ribut karena bagaimana mungkin seorang presiden yang meninggal dalam tahanan akan dimakamkan di makam pahlawan. Waktu itu kan ada pendapat yang mengatakan Bung Karno tidakboleh dimakamkan di makam pahlawan.”
Karena Subagyo dianggap sebagai narasumber berita tersebut, ia dipanggil tim pemeriksa pusat. Ia ditanya, apa betul Bung Karno akan dimakamkan di taman makam pahlawan. “Saya mengatakan bahwa saya orang Blitar. Waktu ibunda Bung Karno meninggal, ia dimakamkan di taman makam pahlawan Taman Bahagia Sentul,” ujarnya.
Akhirnya, 21 Juni 1970 siang, Bung Karno dibawa ke Blitar. “Saya ingat benar ketika sampai di sana ada papan nama besar bertuliskan Taman Bahagia Sentul, memang tempat itu adalah makam pahlawan,” tutur Subagyo pula. Tapi, tidak lama setelah itu, makam tersebut ditutup. Para pahlawan yang sudah dikubur di situ kemudian dipindah ke Medukgerit. Ironisnya, makam pablawan itu dipindahkan dari Sentul dengan alasan sudah penuh. Dari tahun 1970 sampai 1979, makam Bung Karno tidak boleh dikunjungi orang dari Jakarta, kecuali masyarakat Blitar.
Pada awal 1970-an, makam Bung Karno dijaga tentara. Tak ada orang yang boleh mendekat, bahkan keluarganya sekalipun, kata Mat Sanuri, 44 tahun, penjaga makam yang sudah bekerja sejak 1972.
Baru pada 1978, makam itu dipugar dan dibangun, selesai pada 1979. Tepat pada haul Bung Karno, 21 Juni 1979, Soeharto meresmikan bangunan makam. Masih kata Mat Sunari, “Itulah pertama kali ia ke makam Soekarno, itu pun hanya untuk peresmian.”
Apakah semua yang datang ke makam adalah soekarnois? “Ya, sebagian besar seperti itu,” kata Sutanto, tukang foto yang sudah sejak 1978 beroperasi di situ. Peziarah umumnya berasal dari berbagai macam kalangan. Warga keturunan Cina juga banyak yang datang.
Motif kedatangan para peziarah juga bervariasi. Pelajar asal Malang, misalnya, mau berekreasi. Para aktivis pro-Megawati merasa tak afdal jika datang ke Blitar tanpa berziarah ke makam Bung Karno.
Yang punya tujuan aneh-aneh juga tidak sedikit, lanjut Mat Sunari. Ada orang yang ingin hajatnya terkabul datang ke makam itu. Yang bermotivasi semacam itu umumnya berasal dari luar Kota Blitar. Bulan Agustus lalu, misalnya ada orang dari Bogor yang berpuasa selama 15 hari. Ada juga yang ingin dapat jodoh atau ingin rezekinya lancar.
Pernah ada peristiwa menghebohkan yang meramaikan makam itu, yakni soal foto makam Bung Karno yang menampakkan “kepala singa”. Peristiwa ini terjadi hari Rabu, 25 September 1996, saat Keluarga Besar Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia nyekar ke makam tersebut. Mereka mengambil foto makam Bung Karno.
Setelah foto itu dicetak terjadi heboh karena terlihat gambar kepala singa di batu nisan Bung Karno yang terbuat dari marmer itu. Hal ini tentu saja menggemparkan warga sekitar dan mengundang berbagai penafsiran.
Ada yang mengatakan “Bung Karno marah” karena saat itu tak lama setelah terjadinya Peristiwa 27 Juli: penyerbuan berdarah yang didukung pemerintah Soeharto terhadap markas Dewan Pimpinan Pusat PDI yang dikuasal kubu Megawati Soekarnoputri di Jalan Diponegoro, Jakarta. Ada juga yang beranggapan, potret kepala singa itu hanyalah efek fotografi karena pantulan cahaya lampu kilat dari bidang mengkilap yang bisa memunculkan gambar apa saja.
Yang jelas, kehebohan itu sendiri menunjukkan betapa berartinya keberadaan makam Bung Karno bagi masyarakat di Blitar. Bahkan, sesudah matinya, nama Bung Karno masih jadi andalan untuk mencari penghidupan oleh rakyat setempat. Sepanjang jalan menuju makam terlihat banyak pedagang suvenir berjajar di pinggir jalan. Mereka menjual kaus, tas, asbak, kalung, dan beragam hasil kerajinan tangan bikinan warga Blitar.
Makam Bung Karno sendiri tiap harinya dijaga 12 orang. Ada yang bertugas menjaga kebersihan taman, makam, dan yang menjaga kantor. Semuanya digaji oleh Pemerintah Daerah Blitar. Ada yang digaji harian, ada juga yang bulanan, tergantung masa kerjanya. Sunari sendiri, sekalipun sudah bekerja sejak 1972, baru diangkat sekitar 10 tahun lalu sebagai pegawai pemerintah daerah, dengan gaji Rp 350.000 per bulan.
Soekarno pada akhirnya memang terlalu besar untuk bisa dikecilkan.
Satrio Arismunandar/ Laporan: Rachmat H. Cahyono, Reko Alum (Jakarta), dan Abdul Manan (Surabaya). D&R Edisi 980926-006/Hal. 22 Rubrik Sejarah
Rezim Soeharto melakukan segala hal untuk mengecilkan dan “menghabisi” Soekarno, termasuk melarang kunjungan keluarga dan kerabatnya ketika ia sakit, menuduhnya terlibat PKI, termasuk kemudian menolak memenuhi keinginan Soekarno sebelum wafatnya, yang ingin dimakamkan secara sederhana di Batutulis, Jawa Barat.
Putra bungsunya, Guruh Soekarnoputra, menceritakan kepada D&R, Bung Karno wanti-wanti kalau meninggal jangan dibuatkan batu nisan, kijing. Jangan dituliskan segala macam gelar. Hanya tulislah Di sini Beristirahat Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Dan, kuburan itu kalau bisa di bawah pohon rindang.
Adapun soal tempat, itu macam-macam. Dalam salah satu surat cinta untuk Ratna Sari Dewi atau Hartini-istri- istrinya- Bung Karno menulis: “Aku ingin dikuburkan bersamamu.” Tapi, tentang perincian lokasinya ada di buku biografi Soekarno karangan Cindy Adams, yakni ingin dimakamkan di Jawa Barat, sekitar daerah Priangan. “Harus kelihatan ada sungai, gunung-gunung. Jadi, Bapak pesannya begitu,” ucap Guruh.
Setelah sakitnya mendadak menjadi gawat, Bung Karno diangkut ke RSAD Gatot Subroto pada petang hari, 16 Juni 1970. Ia meninggal pada Minggu, 21 Juni 1970. Rachmawati Soekarnoputri, putri Bung Karno, menceritakan kepada D&R, hari itu diadakan rapat keluarga dan semua sepakat Bung Karno bisa dimakamkan sesuai dengan testamennya, yakni dimakamkan di Batutulis.
Bahkan, Hartini dan Dewi bersama-sama memohon kepada Soeharto agar mengizinkan penguburan Soekarno di pekarangan rumahnya di Batutulis, sesuai kehendak Soekarno. Batutulis adalah rumah Soekarno tempat ia menjalani tahanan rumah pertama kali, sebelum kemudian dipindah ke Wisma Yaso di Jakarta.
Namun Soeharto-yang sedang pada tahap-tahap awal dalam mengonsolidasikan kekuasaannya- rupanya tidak ingin mendirikan suatu tempat ziarah yang terlalu dekat dengan Jakarta. Soeharto menolak permohonan itu.
Bukan hanya itu. Bahkan, menurut penuturan mantan Duta Besar RI di Moskwa, Manai Sophiaan, permintaan istri Bung Karno yang lain, Fatmawati, agar jenazah Bung Karno disemayamkan di rumah Jalan Sriwijaya, bukan di Wisma Yaso, juga tidak diizinkan. Alasannya: mau diberi upacara pemakaman kehormatan militer.
Sempat terjadi perundingan antara Hoegeng, Kepala Polisi RI, yang waktu itu bertindak mewakili keluarga Bung Karno, dengan Alamsjah Ratu Prawiranegara dan Tjokropranolo, asisten pribadi Presiden Soeharto, untuk memutuskan di mana Bung Karno dimakamkan.
Akhirnya, Soeharto sendiri yang memutuskan di Blitar, dengan alasan supaya dekat dengan makam ibunda Bung Karno. “Pihak keluarga waktu itu sempat bertahan agar tetap sesuai dengan amanah beliau (Bung Karno). Tapi keputusan di tangan pemerintah,” kata Rachmawati.
Ada yang menarik sehubungan dengan keputusan memakamkan Bung Karno di Blitar itu. Menurut Subayo Anam, mantan kepala biro penerangan Departemen Penerangan. sekitar pukul 07.00, 21 Juni 1970, disiarkan di radio Bung Karno wafat. Waktu itu, di Istana Negara diadakan sidang. Pak Harto memanggil Bung Hatta dan juga memanggil keluarga Bung Karno. “Cuma, saya tidak tahu apa yang dinyatakan oleh pihak keluarga, itu hanya mereka yang bisa menjelaskan,” tutur Subagyo kepada D&R.
Lalu mereka mengumumkan bahwa Bung Karno akan dimakamkan didekat makam ibundanya di Blitar. Kemudian juga akan diadakan upacara kenegaraan. “Begitu selesai pengumuman tersebut, langsung saja saya beritahukan hal tersebut kepada para wartawan bahwa Bung Karno akan dimakamkan di makam pahlawan,” cerita Subagyo, “waktu itu, wartawan menjadi ribut karena bagaimana mungkin seorang presiden yang meninggal dalam tahanan akan dimakamkan di makam pahlawan. Waktu itu kan ada pendapat yang mengatakan Bung Karno tidakboleh dimakamkan di makam pahlawan.”
Karena Subagyo dianggap sebagai narasumber berita tersebut, ia dipanggil tim pemeriksa pusat. Ia ditanya, apa betul Bung Karno akan dimakamkan di taman makam pahlawan. “Saya mengatakan bahwa saya orang Blitar. Waktu ibunda Bung Karno meninggal, ia dimakamkan di taman makam pahlawan Taman Bahagia Sentul,” ujarnya.
Akhirnya, 21 Juni 1970 siang, Bung Karno dibawa ke Blitar. “Saya ingat benar ketika sampai di sana ada papan nama besar bertuliskan Taman Bahagia Sentul, memang tempat itu adalah makam pahlawan,” tutur Subagyo pula. Tapi, tidak lama setelah itu, makam tersebut ditutup. Para pahlawan yang sudah dikubur di situ kemudian dipindah ke Medukgerit. Ironisnya, makam pablawan itu dipindahkan dari Sentul dengan alasan sudah penuh. Dari tahun 1970 sampai 1979, makam Bung Karno tidak boleh dikunjungi orang dari Jakarta, kecuali masyarakat Blitar.
Pada awal 1970-an, makam Bung Karno dijaga tentara. Tak ada orang yang boleh mendekat, bahkan keluarganya sekalipun, kata Mat Sanuri, 44 tahun, penjaga makam yang sudah bekerja sejak 1972.
Baru pada 1978, makam itu dipugar dan dibangun, selesai pada 1979. Tepat pada haul Bung Karno, 21 Juni 1979, Soeharto meresmikan bangunan makam. Masih kata Mat Sunari, “Itulah pertama kali ia ke makam Soekarno, itu pun hanya untuk peresmian.”
Apakah semua yang datang ke makam adalah soekarnois? “Ya, sebagian besar seperti itu,” kata Sutanto, tukang foto yang sudah sejak 1978 beroperasi di situ. Peziarah umumnya berasal dari berbagai macam kalangan. Warga keturunan Cina juga banyak yang datang.
Motif kedatangan para peziarah juga bervariasi. Pelajar asal Malang, misalnya, mau berekreasi. Para aktivis pro-Megawati merasa tak afdal jika datang ke Blitar tanpa berziarah ke makam Bung Karno.
Yang punya tujuan aneh-aneh juga tidak sedikit, lanjut Mat Sunari. Ada orang yang ingin hajatnya terkabul datang ke makam itu. Yang bermotivasi semacam itu umumnya berasal dari luar Kota Blitar. Bulan Agustus lalu, misalnya ada orang dari Bogor yang berpuasa selama 15 hari. Ada juga yang ingin dapat jodoh atau ingin rezekinya lancar.
Pernah ada peristiwa menghebohkan yang meramaikan makam itu, yakni soal foto makam Bung Karno yang menampakkan “kepala singa”. Peristiwa ini terjadi hari Rabu, 25 September 1996, saat Keluarga Besar Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Penerus Pelopor Kemerdekaan Bangsa Indonesia nyekar ke makam tersebut. Mereka mengambil foto makam Bung Karno.
Setelah foto itu dicetak terjadi heboh karena terlihat gambar kepala singa di batu nisan Bung Karno yang terbuat dari marmer itu. Hal ini tentu saja menggemparkan warga sekitar dan mengundang berbagai penafsiran.
Ada yang mengatakan “Bung Karno marah” karena saat itu tak lama setelah terjadinya Peristiwa 27 Juli: penyerbuan berdarah yang didukung pemerintah Soeharto terhadap markas Dewan Pimpinan Pusat PDI yang dikuasal kubu Megawati Soekarnoputri di Jalan Diponegoro, Jakarta. Ada juga yang beranggapan, potret kepala singa itu hanyalah efek fotografi karena pantulan cahaya lampu kilat dari bidang mengkilap yang bisa memunculkan gambar apa saja.
Yang jelas, kehebohan itu sendiri menunjukkan betapa berartinya keberadaan makam Bung Karno bagi masyarakat di Blitar. Bahkan, sesudah matinya, nama Bung Karno masih jadi andalan untuk mencari penghidupan oleh rakyat setempat. Sepanjang jalan menuju makam terlihat banyak pedagang suvenir berjajar di pinggir jalan. Mereka menjual kaus, tas, asbak, kalung, dan beragam hasil kerajinan tangan bikinan warga Blitar.
Makam Bung Karno sendiri tiap harinya dijaga 12 orang. Ada yang bertugas menjaga kebersihan taman, makam, dan yang menjaga kantor. Semuanya digaji oleh Pemerintah Daerah Blitar. Ada yang digaji harian, ada juga yang bulanan, tergantung masa kerjanya. Sunari sendiri, sekalipun sudah bekerja sejak 1972, baru diangkat sekitar 10 tahun lalu sebagai pegawai pemerintah daerah, dengan gaji Rp 350.000 per bulan.
Soekarno pada akhirnya memang terlalu besar untuk bisa dikecilkan.
Satrio Arismunandar/ Laporan: Rachmat H. Cahyono, Reko Alum (Jakarta), dan Abdul Manan (Surabaya). D&R Edisi 980926-006/Hal. 22 Rubrik Sejarah
Kista, gejala, mengatasi, dan makanan yang perlu dihindari
Kista adalah tumor iinak di organ reproduksi perempuan yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi udara, cairan, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan, dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya. Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.
Gejala-gejala Kista
Kista dapat memberikan berbagai keluhan seperti nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Untuk jenis kista folikel, biasanya tidak memberikan rasa nyeri. Sehingga kebanyakan penderita tidak menyadarinya. Namun, jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat.
Tidak seperti kista folikel, kista korpus luteum umumnya memberikan nyeri hanya pada satu sisi dari perut bagian bawah. Penderita juga mengalami perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau pendarahan diantara periode haid. Pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur jika berlangsung kronik dapat berakibat pada anemia. Nyeri perut yang timbul biasanya hebat dan dapat disertai mual dan muntah. Pembesaran perut juga sering terjadi pada beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh makin besar. (http://id.shvoong.com/)
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Kista non-neoplastik
Kista non-neoplastik bersifat jinak dan biasanya akan mengempis dengan sendirinya setelah dua atau tiga bulan.
2. Kista neoplastik.
Kista kneoplastik umumnya harus dioperasi, namun tetap tergantung pada ukuran dan sifatnya, apakah membahayakan atau tidak.
Selain pada ovarium, kista dapat juga tumbuh di vagina dan daerah vulva (bagian luar alat kelamin wanita). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, ductus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea, serta inklusi epidermal.
Kista umumnya tidak disertai dengan keluhan atau gejala spesifik. Keluhan biasanya akan muncul jika ukuran kista sudah membesar dan letaknya mengganggu organ lain di sekitarnya. Jika si penderita menekan saluran kemih, usus, saraf, atau pembuluh darah besar di sekitar rongga panggul, maka?akan menimbulkan keluhan berupa susah buang air kecil dan buang air besar, gangguan pencernaan, kesemutan, atau bengkak pada kaki.
Kista memang tumor yang jinak, namun 20-30% kista dapat berpotensi menjadi ganas. Keadaan itu ditandai dengan terjadinya pembesaran tumor dalam waktu singkat sehingga memicu tumbuhnya kanker.
Pasalnya, sampai sekarang belum diketahui secara pasti faktor-faktor penyebab tumbuhnya kista dalam tubuh seorang wanita dan cara pencegahannya pun belum terungkap dengan jelas. Ada penelitian yang menyatakan bahwa penyebab terbentuknya kista pada ovarium adalah gagalnya sel telur untuk berovulasi. Dalam siklus reproduksi, satu sel telur dalam ovarium wanita setiap bulannya akan mengalami ovulasi, yaitu keluarnya inti sel telur dari folikel untuk kemudian ditangkap serabut fimbria dan ditempatkan di saluran ovarium, dan siap dibuahi jika bertemu sperma. Folikel yang sudah kehilangan inti sel telur itu disebut dengan corpus luteum, yang secara normal akan mengalami degenerasi dan hilang diserap tubuh.
Namun, ada kalanya proses keluarnya inti sel telur dari dalam folikel gagal terjadi. Sel telur yang gagal berovulasi tersebut lama-kelamaan dapat berubah menjadi kista. Selain itu, dapat pula terjadi kegagalan penyerapan corpus luteum oleh tubuh. Keadaan itu dapat pula berpotensi menyebabkan kista.
Selain disebabkan oleh kelainan pada sel telur (folikel), kista di ovarium juga dapat tumbuh begitu saja. Kista semacam itu terdiri atas selaput yang berisi darah kental dan sering disebut sebagai endometriosis.
Seiring dengan berjalannya waktu, kista akan terus mengalami pembesaran. Dalam jangka waktu tertentu, kista terus tumbuh hingga diameternya mencapai puluhan sentimeter. Sebenarnya tidak ada patokan mengenai ukuran besarnya kista sehingga berpotensi untuk pecah. Pecahnya kista dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rusak dan menimbulkan terjadinya perdarahan yang dapat berakibat fatal.
Cara yang paling efektif untuk mengatasi kista yaitu:
1. Dengan mengangkat kista melalui operasi. Namun, tindakan pengobatan tersebut hingga kini belum memberikan hasil yang memuaskan. Tindakan operasi pengangkatan kista tidak menjamin kista tidak akan tumbuh kembali nantinya. Selama seorang wanita masih memproduksi sel telur, maka potensi untuk tumbuh kista akan tetap ada. Namun, dengan meningkatnya pengetahuan serta kesadaran kaum wanita saat ini untuk memeriksakan organ reproduksinya merupakan langkah awal yang tepat untuk mengurangi risiko terjadinya kista.
2. Mengatasi Kista dengan Laparoskopi
Laparoskopi merupakan teknik pembedahan atau operasi yang dilakukan dengan membuat dua atau tiga lubang kecil (berdiameter 5-10 milimeter) di sekitar perut pasien. Satu lubang pada pusar digunakan untuk memasukkan sebuah alat yang dilengkapi kamera untuk memindahkan gambar dalam rongga perut ke layar monitor, sementara dua lubang yang lain untuk peralatan bedah yang lain.
Teknik ini disebut juga teknik operasi minimal invansif (Minimal Invansive Surgery). Namun, teknik ini tetap memiliki resiko bagi pasien, terutama karena saat melakukan operasi tersebut, dokter yang menangani memerlukan ruang dalam rongga perut sehingga memerlukan gas karbondioksida (CO2) untuk mengembangkan rongga perut, antara lain risiko yang dapat terjadi jika gas bertekanan tinggi tersebut masuk ke dalam pem- buluh darah.
Pantangan makanan bagi pasien kista:
- santan, alpukat, kuning telur
- seafood
- fastfood
- gorengan (bila menggoreng lebih baik menggunakan olive oil/minyak zaitun)
- susu sapi (ganti dg susu diet, misalnya WRP)
- susu kedelai, termasuk tahu tempe
- jeroan
- makanan2 manis, termasuk buah2an, misalnya lengkeng, rambutan, mangga.
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista terbagi dua, yaitu non-neoplastik dan neoplastik. Kista non-neoplastik sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan. Sementara kista neoplastik umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya. Selain pada ovarium kista juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea serta inklusi epidermal.
Gejala-gejala Kista
Kista dapat memberikan berbagai keluhan seperti nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Untuk jenis kista folikel, biasanya tidak memberikan rasa nyeri. Sehingga kebanyakan penderita tidak menyadarinya. Namun, jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat.
Tidak seperti kista folikel, kista korpus luteum umumnya memberikan nyeri hanya pada satu sisi dari perut bagian bawah. Penderita juga mengalami perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau pendarahan diantara periode haid. Pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur jika berlangsung kronik dapat berakibat pada anemia. Nyeri perut yang timbul biasanya hebat dan dapat disertai mual dan muntah. Pembesaran perut juga sering terjadi pada beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh makin besar. (http://id.shvoong.com/)
Berdasarkan tingkat keganasannya, kista dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Kista non-neoplastik
Kista non-neoplastik bersifat jinak dan biasanya akan mengempis dengan sendirinya setelah dua atau tiga bulan.
2. Kista neoplastik.
Kista kneoplastik umumnya harus dioperasi, namun tetap tergantung pada ukuran dan sifatnya, apakah membahayakan atau tidak.
Selain pada ovarium, kista dapat juga tumbuh di vagina dan daerah vulva (bagian luar alat kelamin wanita). Kista yang tumbuh di daerah vagina, antara lain inklusi, ductus gartner, endometriosis, dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva, antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sebasea, serta inklusi epidermal.
Kista umumnya tidak disertai dengan keluhan atau gejala spesifik. Keluhan biasanya akan muncul jika ukuran kista sudah membesar dan letaknya mengganggu organ lain di sekitarnya. Jika si penderita menekan saluran kemih, usus, saraf, atau pembuluh darah besar di sekitar rongga panggul, maka?akan menimbulkan keluhan berupa susah buang air kecil dan buang air besar, gangguan pencernaan, kesemutan, atau bengkak pada kaki.
Kista memang tumor yang jinak, namun 20-30% kista dapat berpotensi menjadi ganas. Keadaan itu ditandai dengan terjadinya pembesaran tumor dalam waktu singkat sehingga memicu tumbuhnya kanker.
Pasalnya, sampai sekarang belum diketahui secara pasti faktor-faktor penyebab tumbuhnya kista dalam tubuh seorang wanita dan cara pencegahannya pun belum terungkap dengan jelas. Ada penelitian yang menyatakan bahwa penyebab terbentuknya kista pada ovarium adalah gagalnya sel telur untuk berovulasi. Dalam siklus reproduksi, satu sel telur dalam ovarium wanita setiap bulannya akan mengalami ovulasi, yaitu keluarnya inti sel telur dari folikel untuk kemudian ditangkap serabut fimbria dan ditempatkan di saluran ovarium, dan siap dibuahi jika bertemu sperma. Folikel yang sudah kehilangan inti sel telur itu disebut dengan corpus luteum, yang secara normal akan mengalami degenerasi dan hilang diserap tubuh.
Namun, ada kalanya proses keluarnya inti sel telur dari dalam folikel gagal terjadi. Sel telur yang gagal berovulasi tersebut lama-kelamaan dapat berubah menjadi kista. Selain itu, dapat pula terjadi kegagalan penyerapan corpus luteum oleh tubuh. Keadaan itu dapat pula berpotensi menyebabkan kista.
Selain disebabkan oleh kelainan pada sel telur (folikel), kista di ovarium juga dapat tumbuh begitu saja. Kista semacam itu terdiri atas selaput yang berisi darah kental dan sering disebut sebagai endometriosis.
Seiring dengan berjalannya waktu, kista akan terus mengalami pembesaran. Dalam jangka waktu tertentu, kista terus tumbuh hingga diameternya mencapai puluhan sentimeter. Sebenarnya tidak ada patokan mengenai ukuran besarnya kista sehingga berpotensi untuk pecah. Pecahnya kista dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rusak dan menimbulkan terjadinya perdarahan yang dapat berakibat fatal.
Cara yang paling efektif untuk mengatasi kista yaitu:
1. Dengan mengangkat kista melalui operasi. Namun, tindakan pengobatan tersebut hingga kini belum memberikan hasil yang memuaskan. Tindakan operasi pengangkatan kista tidak menjamin kista tidak akan tumbuh kembali nantinya. Selama seorang wanita masih memproduksi sel telur, maka potensi untuk tumbuh kista akan tetap ada. Namun, dengan meningkatnya pengetahuan serta kesadaran kaum wanita saat ini untuk memeriksakan organ reproduksinya merupakan langkah awal yang tepat untuk mengurangi risiko terjadinya kista.
2. Mengatasi Kista dengan Laparoskopi
Laparoskopi merupakan teknik pembedahan atau operasi yang dilakukan dengan membuat dua atau tiga lubang kecil (berdiameter 5-10 milimeter) di sekitar perut pasien. Satu lubang pada pusar digunakan untuk memasukkan sebuah alat yang dilengkapi kamera untuk memindahkan gambar dalam rongga perut ke layar monitor, sementara dua lubang yang lain untuk peralatan bedah yang lain.
Teknik ini disebut juga teknik operasi minimal invansif (Minimal Invansive Surgery). Namun, teknik ini tetap memiliki resiko bagi pasien, terutama karena saat melakukan operasi tersebut, dokter yang menangani memerlukan ruang dalam rongga perut sehingga memerlukan gas karbondioksida (CO2) untuk mengembangkan rongga perut, antara lain risiko yang dapat terjadi jika gas bertekanan tinggi tersebut masuk ke dalam pem- buluh darah.
Pantangan makanan bagi pasien kista:
- santan, alpukat, kuning telur
- seafood
- fastfood
- gorengan (bila menggoreng lebih baik menggunakan olive oil/minyak zaitun)
- susu sapi (ganti dg susu diet, misalnya WRP)
- susu kedelai, termasuk tahu tempe
- jeroan
- makanan2 manis, termasuk buah2an, misalnya lengkeng, rambutan, mangga.
Penyebab Autisme
Autisme, sebuah penyakit yang satu abad yang lalu hampir tidak terdengar sama sekali, kini sudah hampir menjadi sesuatu yang normal. Perkembangan autisme terutama makin melejit di beberapa dekade terakhir, seperti yang dapat dilihat pada grafik di sebelah kanan.
Ketika sudah terlanjur, Autisme bisa sangat sulit untuk dikendalikan, apalagi untuk disembuhkan. Jika kita mengetahui berbagai potensi penyebabnya, maka mudah-mudahan kita bisa mengatur agar anak kita terhindar dari itu semua. “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, kata pepatah. Dan untuk kasus Autisme, dimana di Amerika saja perawatannya memakan biaya US$ 35 milyar per tahun, pepatah ini sangat telak mengenai sasaran.
Penyebab pasti autisme belum diketahui sampai saat ini. Kemungkinan besar, ada banyak penyebab autisme, bukan hanya satu.
Dahulu sempat diduga bahwa autisme disebabkan karena cacat genetik. Namun cacat genetika tidak mungkin terjadi dalam skala demikian besar dan dalam waktu demikian singkat. Karena itu kemudian para peneliti sepakat bahwa ada banyak kemungkinan penyebab autisme lainnya.
Berbagai hal yang dicurigai berpotensi untuk menyebabkan autisme :
1. Vaksin yang mengandung Thimerosal : Thimerosal adalah zat pengawet yang digunakan di berbagai vaksin. Karena banyaknya kritikan, kini sudah banyak vaksin yang tidak lagi menggunakan Thimerosal di negara maju. Namun, entah bagaimana halnya di negara berkembang …
2. Televisi : Semakin maju suatu negara, biasanya interaksi antara anak - orang tua semakin berkurang karena berbagai hal. Sebagai kompensasinya, seringkali TV digunakan sebagai penghibur anak. Ternyata ada kemungkinan bahwa TV bisa menjadi penyebab autisme pada anak, terutama yang menjadi jarang bersosialisasi karenanya.
Dampak TV tidak dapat dipungkiri memang sangat dahsyat, tidak hanya kepada perorangan, namun bahkan kepada masyarakat dan/atau negara. Contoh paling nyata adalah kasus pada negara terpencil Bhutan - begitu mereka mengizinkan TV di negara mereka, jumlah dan jenis kejahatan meningkat dengan drastis.
Bisa kita bayangkan sendiri apa dampaknya kepada anak-anak kita yang masih polos. Hiperaktif ? ADHD ? Autisme ? Sebuah penelitian akhirnya kini telah mengakui kemungkinan tersebut.
3. Genetik : Ini adalah dugaan awal dari penyebab autisme; autisme telah lama diketahui bisa diturunkan dari orang tua kepada anak-anaknya.
Namun tidak itu saja, juga ada kemungkinan variasi-variasi lainnya. Salah satu contohnya adalah bagaimana anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lanjut memiliki kans lebih besar untuk menderita autisme. (walaupun sang ayah normal / bukan autis)
4. Makanan : Pada tahun 1970-an, Dr. Feingold dan kolega-koleganya menyaksikan peningkatan kasus ADHD dalam skala yang sangat besar. Sebagai seseorang yang pernah hidup di era 20 / 30-an, dia masih ingat bagaimana ADHD nyaris tidak ada sama sekali di zaman tersebut.
Dr. Feingold kebetulan telah mulai mengobati beberapa kasus kelainan mental sejak tahun 1940 dengan memberlakukan diet khusus kepada pasiennya, dengan hasil yang jelas dan cenderung dalam waktu yang singkat.
Terapi diet tersebut kemudian dikenal dengan nama The Feingold Program.
Pada intinya, berbagai zat kimia yang ada di makanan modern (pengawet, pewarna, dll) dicurigai menjadi penyebab dari autisme pada beberapa kasus. Ketika zat-zat tersebut dihilangkan dari makanan para penderita autisme, banyak yang kemudian mengalami peningkatan situasi secara drastis.
Dr. Feingold membayar penemuannya ini dengan cukup mahal. Sekitar tahun 1970-an, beliau dikhianati oleh The Nutrition Foundation, dimana Coca cola, Kraft foods, dll adalah anggotanya. Beliau tiba-tiba diasingkan oleh AMA, dan ditolak untuk menjadi pembicara dimana-mana.
Syukurlah kemudian berbagai buku beliau bisa terbit, dan hari ini kita jadi bisa tahu berbagai temuan-temuannya seputar bahaya makanan modern.
5. Radiasi pada janin bayi : Sebuah riset dalam skala besar di Swedia menunjukkan bahwa bayi yang terkena gelombang Ultrasonic berlebihan akan cenderung menjadi kidal.
Dengan makin banyaknya radiasi di sekitar kita, ada kemungkinan radiasi juga berperan menyebabkan autisme. Tapi bagaimana menghindarinya, saya juga kurang tahu. Yang sudah jelas mudah untuk dihindari adalah USG - hindari jika tidak perlu.
6. Folic Acid : Zat ini biasa diberikan kepada wanita hamil untuk mencegah cacat fisik pada janin. Dan hasilnya memang cukup nyata, tingkat cacat pada janin turun sampai sebesar 30%. Namun di lain pihak, tingkat autisme jadi meningkat.
Pada saat ini penelitian masih terus berlanjut mengenai ini. Sementara ini, yang mungkin bisa dilakukan oleh para ibu hamil adalah tetap mengkonsumsi folic acid - namun tidak dalam dosis yang sangat besar (normalnya wanita hamil diberikan dosis folic acid 4x lipat dari dosis normal).
Atau yang lebih baik - perbanyak makan buah-buahan yang kaya dengan folic acid, karena alam bisa mencegah tanpa menyebabkan efek samping :
Nature is more precise; that’s why all man-made drugs have side effects
7. Sekolah lebih awal : Agak mengejutkan, namun ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa menyekolahkan anak lebih awal (pre school) dapat memicu reaksi autisme.
Diperkirakan, bayi yang memiliki bakat autisme sebetulnya bisa sembuh / membaik dengan berada dalam lingkupan orang tuanya. Namun, karena justru dipindahkan ke lingkungan asing yang berbeda (sekolah playgroup / preschool), maka beberapa anak jadi mengalami shock, dan bakat autismenya menjadi muncul dengan sangat jelas.
Untuk menghindari ini, para orang tua perlu memiliki kemampuan untuk mendeteksi bakat autisme pada anaknya secara dini. Jika ternyata ada terdeteksi, maka mungkin masa preschool-nya perlu dibimbing secara khusus oleh orang tua sendiri. Hal ini agar ketika masuk masa kanak-kanak maka gejala autismenya sudah hampir lenyap; dan sang anak jadi bisa menikmati masa kecilnya di sekolah dengan bahagia.
Dan mungkin saja masih ada banyak lagi berbagai potensi penyebab autisme yang akan ditemukan di masa depan, sejalan dengan terus berkembangnya pengetahuan di bidang ini.
Secara ringkas; gaya hidup modern memang sangat besar kontribusinya terhadap peningkatan kasus autisme. Salah satu bukti yang paling nyata adalah nyaris tidak adanya kasus autisme di masyarakat Amish.
NOTE : Artikel ini hanya bertujuan untuk mengenalkan Anda kepada berbagai potensi penyebab autisme.
Berbagai artikel yang membahas topik ini cenderung sangat sulit untuk dipahami karena menggunakan bahasa medis / akademis. Karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskannya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti.
Sehingga selanjutnya diharapkan akan memudahkan para (calon) orang tua untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang soal ini.
Apakah Autisme itu ?
Autisme adalah : neurodevelopmental disorder that manifests itself in markedly abnormal social interaction, communication ability, patterns of interests, and patterns of behavior.
“Cacat pada perkembangan syaraf & psikis manusia, baik sejak janin dan seterusnya; yang menyebabkan kelemahan/perbedaan dalam berinteraksi sosial, kemampuan berkomunikasi, pola minat, dan tingkah laku”.
Autisme cukup luas dan mencakup cukup banyak hal. Ciri-ciri autisme ada banyak, dan kebanyakan penderita autisme hanya menderita sebagiannya saja.
Penderita autisme cukup banyak yang ternyata malah menjadi sukses dalam hidupnya. Penderita autis banyak yang menjadi pakar pada bidang sains, matematika, komputer, dan lain-lainnya.
Orang tua dapat sangat membantu mengarahkan anak autis untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihannya (seperti: kemampuan untuk fokus & konsentrasi yang luar biasa), dan melatih mereka untuk memperbaiki berbagai kelemahan-kelemahannya.
Nampaknya ini dulu yang bisa saya tuliskan untuk topik ini. Komentar/koreksi akan diterima dengan senang hati. Semoga dapat bermanfaat.
Ketika sudah terlanjur, Autisme bisa sangat sulit untuk dikendalikan, apalagi untuk disembuhkan. Jika kita mengetahui berbagai potensi penyebabnya, maka mudah-mudahan kita bisa mengatur agar anak kita terhindar dari itu semua. “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, kata pepatah. Dan untuk kasus Autisme, dimana di Amerika saja perawatannya memakan biaya US$ 35 milyar per tahun, pepatah ini sangat telak mengenai sasaran.
Penyebab pasti autisme belum diketahui sampai saat ini. Kemungkinan besar, ada banyak penyebab autisme, bukan hanya satu.
Dahulu sempat diduga bahwa autisme disebabkan karena cacat genetik. Namun cacat genetika tidak mungkin terjadi dalam skala demikian besar dan dalam waktu demikian singkat. Karena itu kemudian para peneliti sepakat bahwa ada banyak kemungkinan penyebab autisme lainnya.
Berbagai hal yang dicurigai berpotensi untuk menyebabkan autisme :
1. Vaksin yang mengandung Thimerosal : Thimerosal adalah zat pengawet yang digunakan di berbagai vaksin. Karena banyaknya kritikan, kini sudah banyak vaksin yang tidak lagi menggunakan Thimerosal di negara maju. Namun, entah bagaimana halnya di negara berkembang …
2. Televisi : Semakin maju suatu negara, biasanya interaksi antara anak - orang tua semakin berkurang karena berbagai hal. Sebagai kompensasinya, seringkali TV digunakan sebagai penghibur anak. Ternyata ada kemungkinan bahwa TV bisa menjadi penyebab autisme pada anak, terutama yang menjadi jarang bersosialisasi karenanya.
Dampak TV tidak dapat dipungkiri memang sangat dahsyat, tidak hanya kepada perorangan, namun bahkan kepada masyarakat dan/atau negara. Contoh paling nyata adalah kasus pada negara terpencil Bhutan - begitu mereka mengizinkan TV di negara mereka, jumlah dan jenis kejahatan meningkat dengan drastis.
Bisa kita bayangkan sendiri apa dampaknya kepada anak-anak kita yang masih polos. Hiperaktif ? ADHD ? Autisme ? Sebuah penelitian akhirnya kini telah mengakui kemungkinan tersebut.
3. Genetik : Ini adalah dugaan awal dari penyebab autisme; autisme telah lama diketahui bisa diturunkan dari orang tua kepada anak-anaknya.
Namun tidak itu saja, juga ada kemungkinan variasi-variasi lainnya. Salah satu contohnya adalah bagaimana anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lanjut memiliki kans lebih besar untuk menderita autisme. (walaupun sang ayah normal / bukan autis)
4. Makanan : Pada tahun 1970-an, Dr. Feingold dan kolega-koleganya menyaksikan peningkatan kasus ADHD dalam skala yang sangat besar. Sebagai seseorang yang pernah hidup di era 20 / 30-an, dia masih ingat bagaimana ADHD nyaris tidak ada sama sekali di zaman tersebut.
Dr. Feingold kebetulan telah mulai mengobati beberapa kasus kelainan mental sejak tahun 1940 dengan memberlakukan diet khusus kepada pasiennya, dengan hasil yang jelas dan cenderung dalam waktu yang singkat.
Terapi diet tersebut kemudian dikenal dengan nama The Feingold Program.
Pada intinya, berbagai zat kimia yang ada di makanan modern (pengawet, pewarna, dll) dicurigai menjadi penyebab dari autisme pada beberapa kasus. Ketika zat-zat tersebut dihilangkan dari makanan para penderita autisme, banyak yang kemudian mengalami peningkatan situasi secara drastis.
Dr. Feingold membayar penemuannya ini dengan cukup mahal. Sekitar tahun 1970-an, beliau dikhianati oleh The Nutrition Foundation, dimana Coca cola, Kraft foods, dll adalah anggotanya. Beliau tiba-tiba diasingkan oleh AMA, dan ditolak untuk menjadi pembicara dimana-mana.
Syukurlah kemudian berbagai buku beliau bisa terbit, dan hari ini kita jadi bisa tahu berbagai temuan-temuannya seputar bahaya makanan modern.
5. Radiasi pada janin bayi : Sebuah riset dalam skala besar di Swedia menunjukkan bahwa bayi yang terkena gelombang Ultrasonic berlebihan akan cenderung menjadi kidal.
Dengan makin banyaknya radiasi di sekitar kita, ada kemungkinan radiasi juga berperan menyebabkan autisme. Tapi bagaimana menghindarinya, saya juga kurang tahu. Yang sudah jelas mudah untuk dihindari adalah USG - hindari jika tidak perlu.
6. Folic Acid : Zat ini biasa diberikan kepada wanita hamil untuk mencegah cacat fisik pada janin. Dan hasilnya memang cukup nyata, tingkat cacat pada janin turun sampai sebesar 30%. Namun di lain pihak, tingkat autisme jadi meningkat.
Pada saat ini penelitian masih terus berlanjut mengenai ini. Sementara ini, yang mungkin bisa dilakukan oleh para ibu hamil adalah tetap mengkonsumsi folic acid - namun tidak dalam dosis yang sangat besar (normalnya wanita hamil diberikan dosis folic acid 4x lipat dari dosis normal).
Atau yang lebih baik - perbanyak makan buah-buahan yang kaya dengan folic acid, karena alam bisa mencegah tanpa menyebabkan efek samping :
Nature is more precise; that’s why all man-made drugs have side effects
7. Sekolah lebih awal : Agak mengejutkan, namun ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa menyekolahkan anak lebih awal (pre school) dapat memicu reaksi autisme.
Diperkirakan, bayi yang memiliki bakat autisme sebetulnya bisa sembuh / membaik dengan berada dalam lingkupan orang tuanya. Namun, karena justru dipindahkan ke lingkungan asing yang berbeda (sekolah playgroup / preschool), maka beberapa anak jadi mengalami shock, dan bakat autismenya menjadi muncul dengan sangat jelas.
Untuk menghindari ini, para orang tua perlu memiliki kemampuan untuk mendeteksi bakat autisme pada anaknya secara dini. Jika ternyata ada terdeteksi, maka mungkin masa preschool-nya perlu dibimbing secara khusus oleh orang tua sendiri. Hal ini agar ketika masuk masa kanak-kanak maka gejala autismenya sudah hampir lenyap; dan sang anak jadi bisa menikmati masa kecilnya di sekolah dengan bahagia.
Dan mungkin saja masih ada banyak lagi berbagai potensi penyebab autisme yang akan ditemukan di masa depan, sejalan dengan terus berkembangnya pengetahuan di bidang ini.
Secara ringkas; gaya hidup modern memang sangat besar kontribusinya terhadap peningkatan kasus autisme. Salah satu bukti yang paling nyata adalah nyaris tidak adanya kasus autisme di masyarakat Amish.
NOTE : Artikel ini hanya bertujuan untuk mengenalkan Anda kepada berbagai potensi penyebab autisme.
Berbagai artikel yang membahas topik ini cenderung sangat sulit untuk dipahami karena menggunakan bahasa medis / akademis. Karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskannya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti.
Sehingga selanjutnya diharapkan akan memudahkan para (calon) orang tua untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang soal ini.
Apakah Autisme itu ?
Autisme adalah : neurodevelopmental disorder that manifests itself in markedly abnormal social interaction, communication ability, patterns of interests, and patterns of behavior.
“Cacat pada perkembangan syaraf & psikis manusia, baik sejak janin dan seterusnya; yang menyebabkan kelemahan/perbedaan dalam berinteraksi sosial, kemampuan berkomunikasi, pola minat, dan tingkah laku”.
Autisme cukup luas dan mencakup cukup banyak hal. Ciri-ciri autisme ada banyak, dan kebanyakan penderita autisme hanya menderita sebagiannya saja.
Penderita autisme cukup banyak yang ternyata malah menjadi sukses dalam hidupnya. Penderita autis banyak yang menjadi pakar pada bidang sains, matematika, komputer, dan lain-lainnya.
Orang tua dapat sangat membantu mengarahkan anak autis untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihannya (seperti: kemampuan untuk fokus & konsentrasi yang luar biasa), dan melatih mereka untuk memperbaiki berbagai kelemahan-kelemahannya.
Nampaknya ini dulu yang bisa saya tuliskan untuk topik ini. Komentar/koreksi akan diterima dengan senang hati. Semoga dapat bermanfaat.
Penyebab Autisme
Autisme, sebuah penyakit yang satu abad yang lalu hampir tidak terdengar sama sekali, kini sudah hampir menjadi sesuatu yang normal. Perkembangan autisme terutama makin melejit di beberapa dekade terakhir, seperti yang dapat dilihat pada grafik di sebelah kanan.
Ketika sudah terlanjur, Autisme bisa sangat sulit untuk dikendalikan, apalagi untuk disembuhkan. Jika kita mengetahui berbagai potensi penyebabnya, maka mudah-mudahan kita bisa mengatur agar anak kita terhindar dari itu semua. “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, kata pepatah. Dan untuk kasus Autisme, dimana di Amerika saja perawatannya memakan biaya US$ 35 milyar per tahun, pepatah ini sangat telak mengenai sasaran.
Penyebab pasti autisme belum diketahui sampai saat ini. Kemungkinan besar, ada banyak penyebab autisme, bukan hanya satu.
Dahulu sempat diduga bahwa autisme disebabkan karena cacat genetik. Namun cacat genetika tidak mungkin terjadi dalam skala demikian besar dan dalam waktu demikian singkat. Karena itu kemudian para peneliti sepakat bahwa ada banyak kemungkinan penyebab autisme lainnya.
Berbagai hal yang dicurigai berpotensi untuk menyebabkan autisme :
1. Vaksin yang mengandung Thimerosal : Thimerosal adalah zat pengawet yang digunakan di berbagai vaksin. Karena banyaknya kritikan, kini sudah banyak vaksin yang tidak lagi menggunakan Thimerosal di negara maju. Namun, entah bagaimana halnya di negara berkembang …
2. Televisi : Semakin maju suatu negara, biasanya interaksi antara anak - orang tua semakin berkurang karena berbagai hal. Sebagai kompensasinya, seringkali TV digunakan sebagai penghibur anak. Ternyata ada kemungkinan bahwa TV bisa menjadi penyebab autisme pada anak, terutama yang menjadi jarang bersosialisasi karenanya.
Dampak TV tidak dapat dipungkiri memang sangat dahsyat, tidak hanya kepada perorangan, namun bahkan kepada masyarakat dan/atau negara. Contoh paling nyata adalah kasus pada negara terpencil Bhutan - begitu mereka mengizinkan TV di negara mereka, jumlah dan jenis kejahatan meningkat dengan drastis.
Bisa kita bayangkan sendiri apa dampaknya kepada anak-anak kita yang masih polos. Hiperaktif ? ADHD ? Autisme ? Sebuah penelitian akhirnya kini telah mengakui kemungkinan tersebut.
3. Genetik : Ini adalah dugaan awal dari penyebab autisme; autisme telah lama diketahui bisa diturunkan dari orang tua kepada anak-anaknya.
Namun tidak itu saja, juga ada kemungkinan variasi-variasi lainnya. Salah satu contohnya adalah bagaimana anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lanjut memiliki kans lebih besar untuk menderita autisme. (walaupun sang ayah normal / bukan autis)
4. Makanan : Pada tahun 1970-an, Dr. Feingold dan kolega-koleganya menyaksikan peningkatan kasus ADHD dalam skala yang sangat besar. Sebagai seseorang yang pernah hidup di era 20 / 30-an, dia masih ingat bagaimana ADHD nyaris tidak ada sama sekali di zaman tersebut.
Dr. Feingold kebetulan telah mulai mengobati beberapa kasus kelainan mental sejak tahun 1940 dengan memberlakukan diet khusus kepada pasiennya, dengan hasil yang jelas dan cenderung dalam waktu yang singkat.
Terapi diet tersebut kemudian dikenal dengan nama The Feingold Program.
Pada intinya, berbagai zat kimia yang ada di makanan modern (pengawet, pewarna, dll) dicurigai menjadi penyebab dari autisme pada beberapa kasus. Ketika zat-zat tersebut dihilangkan dari makanan para penderita autisme, banyak yang kemudian mengalami peningkatan situasi secara drastis.
Dr. Feingold membayar penemuannya ini dengan cukup mahal. Sekitar tahun 1970-an, beliau dikhianati oleh The Nutrition Foundation, dimana Coca cola, Kraft foods, dll adalah anggotanya. Beliau tiba-tiba diasingkan oleh AMA, dan ditolak untuk menjadi pembicara dimana-mana.
Syukurlah kemudian berbagai buku beliau bisa terbit, dan hari ini kita jadi bisa tahu berbagai temuan-temuannya seputar bahaya makanan modern.
5. Radiasi pada janin bayi : Sebuah riset dalam skala besar di Swedia menunjukkan bahwa bayi yang terkena gelombang Ultrasonic berlebihan akan cenderung menjadi kidal.
Dengan makin banyaknya radiasi di sekitar kita, ada kemungkinan radiasi juga berperan menyebabkan autisme. Tapi bagaimana menghindarinya, saya juga kurang tahu. Yang sudah jelas mudah untuk dihindari adalah USG - hindari jika tidak perlu.
6. Folic Acid : Zat ini biasa diberikan kepada wanita hamil untuk mencegah cacat fisik pada janin. Dan hasilnya memang cukup nyata, tingkat cacat pada janin turun sampai sebesar 30%. Namun di lain pihak, tingkat autisme jadi meningkat.
Pada saat ini penelitian masih terus berlanjut mengenai ini. Sementara ini, yang mungkin bisa dilakukan oleh para ibu hamil adalah tetap mengkonsumsi folic acid - namun tidak dalam dosis yang sangat besar (normalnya wanita hamil diberikan dosis folic acid 4x lipat dari dosis normal).
Atau yang lebih baik - perbanyak makan buah-buahan yang kaya dengan folic acid, karena alam bisa mencegah tanpa menyebabkan efek samping :
Nature is more precise; that’s why all man-made drugs have side effects
7. Sekolah lebih awal : Agak mengejutkan, namun ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa menyekolahkan anak lebih awal (pre school) dapat memicu reaksi autisme.
Diperkirakan, bayi yang memiliki bakat autisme sebetulnya bisa sembuh / membaik dengan berada dalam lingkupan orang tuanya. Namun, karena justru dipindahkan ke lingkungan asing yang berbeda (sekolah playgroup / preschool), maka beberapa anak jadi mengalami shock, dan bakat autismenya menjadi muncul dengan sangat jelas.
Untuk menghindari ini, para orang tua perlu memiliki kemampuan untuk mendeteksi bakat autisme pada anaknya secara dini. Jika ternyata ada terdeteksi, maka mungkin masa preschool-nya perlu dibimbing secara khusus oleh orang tua sendiri. Hal ini agar ketika masuk masa kanak-kanak maka gejala autismenya sudah hampir lenyap; dan sang anak jadi bisa menikmati masa kecilnya di sekolah dengan bahagia.
Dan mungkin saja masih ada banyak lagi berbagai potensi penyebab autisme yang akan ditemukan di masa depan, sejalan dengan terus berkembangnya pengetahuan di bidang ini.
Secara ringkas; gaya hidup modern memang sangat besar kontribusinya terhadap peningkatan kasus autisme. Salah satu bukti yang paling nyata adalah nyaris tidak adanya kasus autisme di masyarakat Amish.
NOTE : Artikel ini hanya bertujuan untuk mengenalkan Anda kepada berbagai potensi penyebab autisme.
Berbagai artikel yang membahas topik ini cenderung sangat sulit untuk dipahami karena menggunakan bahasa medis / akademis. Karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskannya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti.
Sehingga selanjutnya diharapkan akan memudahkan para (calon) orang tua untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang soal ini.
Apakah Autisme itu ?
Autisme adalah : neurodevelopmental disorder that manifests itself in markedly abnormal social interaction, communication ability, patterns of interests, and patterns of behavior.
“Cacat pada perkembangan syaraf & psikis manusia, baik sejak janin dan seterusnya; yang menyebabkan kelemahan/perbedaan dalam berinteraksi sosial, kemampuan berkomunikasi, pola minat, dan tingkah laku”.
Autisme cukup luas dan mencakup cukup banyak hal. Ciri-ciri autisme ada banyak, dan kebanyakan penderita autisme hanya menderita sebagiannya saja.
Penderita autisme cukup banyak yang ternyata malah menjadi sukses dalam hidupnya. Penderita autis banyak yang menjadi pakar pada bidang sains, matematika, komputer, dan lain-lainnya.
Orang tua dapat sangat membantu mengarahkan anak autis untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihannya (seperti: kemampuan untuk fokus & konsentrasi yang luar biasa), dan melatih mereka untuk memperbaiki berbagai kelemahan-kelemahannya.
Nampaknya ini dulu yang bisa saya tuliskan untuk topik ini. Komentar/koreksi akan diterima dengan senang hati. Semoga dapat bermanfaat.
Ketika sudah terlanjur, Autisme bisa sangat sulit untuk dikendalikan, apalagi untuk disembuhkan. Jika kita mengetahui berbagai potensi penyebabnya, maka mudah-mudahan kita bisa mengatur agar anak kita terhindar dari itu semua. “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, kata pepatah. Dan untuk kasus Autisme, dimana di Amerika saja perawatannya memakan biaya US$ 35 milyar per tahun, pepatah ini sangat telak mengenai sasaran.
Penyebab pasti autisme belum diketahui sampai saat ini. Kemungkinan besar, ada banyak penyebab autisme, bukan hanya satu.
Dahulu sempat diduga bahwa autisme disebabkan karena cacat genetik. Namun cacat genetika tidak mungkin terjadi dalam skala demikian besar dan dalam waktu demikian singkat. Karena itu kemudian para peneliti sepakat bahwa ada banyak kemungkinan penyebab autisme lainnya.
Berbagai hal yang dicurigai berpotensi untuk menyebabkan autisme :
1. Vaksin yang mengandung Thimerosal : Thimerosal adalah zat pengawet yang digunakan di berbagai vaksin. Karena banyaknya kritikan, kini sudah banyak vaksin yang tidak lagi menggunakan Thimerosal di negara maju. Namun, entah bagaimana halnya di negara berkembang …
2. Televisi : Semakin maju suatu negara, biasanya interaksi antara anak - orang tua semakin berkurang karena berbagai hal. Sebagai kompensasinya, seringkali TV digunakan sebagai penghibur anak. Ternyata ada kemungkinan bahwa TV bisa menjadi penyebab autisme pada anak, terutama yang menjadi jarang bersosialisasi karenanya.
Dampak TV tidak dapat dipungkiri memang sangat dahsyat, tidak hanya kepada perorangan, namun bahkan kepada masyarakat dan/atau negara. Contoh paling nyata adalah kasus pada negara terpencil Bhutan - begitu mereka mengizinkan TV di negara mereka, jumlah dan jenis kejahatan meningkat dengan drastis.
Bisa kita bayangkan sendiri apa dampaknya kepada anak-anak kita yang masih polos. Hiperaktif ? ADHD ? Autisme ? Sebuah penelitian akhirnya kini telah mengakui kemungkinan tersebut.
3. Genetik : Ini adalah dugaan awal dari penyebab autisme; autisme telah lama diketahui bisa diturunkan dari orang tua kepada anak-anaknya.
Namun tidak itu saja, juga ada kemungkinan variasi-variasi lainnya. Salah satu contohnya adalah bagaimana anak-anak yang lahir dari ayah yang berusia lanjut memiliki kans lebih besar untuk menderita autisme. (walaupun sang ayah normal / bukan autis)
4. Makanan : Pada tahun 1970-an, Dr. Feingold dan kolega-koleganya menyaksikan peningkatan kasus ADHD dalam skala yang sangat besar. Sebagai seseorang yang pernah hidup di era 20 / 30-an, dia masih ingat bagaimana ADHD nyaris tidak ada sama sekali di zaman tersebut.
Dr. Feingold kebetulan telah mulai mengobati beberapa kasus kelainan mental sejak tahun 1940 dengan memberlakukan diet khusus kepada pasiennya, dengan hasil yang jelas dan cenderung dalam waktu yang singkat.
Terapi diet tersebut kemudian dikenal dengan nama The Feingold Program.
Pada intinya, berbagai zat kimia yang ada di makanan modern (pengawet, pewarna, dll) dicurigai menjadi penyebab dari autisme pada beberapa kasus. Ketika zat-zat tersebut dihilangkan dari makanan para penderita autisme, banyak yang kemudian mengalami peningkatan situasi secara drastis.
Dr. Feingold membayar penemuannya ini dengan cukup mahal. Sekitar tahun 1970-an, beliau dikhianati oleh The Nutrition Foundation, dimana Coca cola, Kraft foods, dll adalah anggotanya. Beliau tiba-tiba diasingkan oleh AMA, dan ditolak untuk menjadi pembicara dimana-mana.
Syukurlah kemudian berbagai buku beliau bisa terbit, dan hari ini kita jadi bisa tahu berbagai temuan-temuannya seputar bahaya makanan modern.
5. Radiasi pada janin bayi : Sebuah riset dalam skala besar di Swedia menunjukkan bahwa bayi yang terkena gelombang Ultrasonic berlebihan akan cenderung menjadi kidal.
Dengan makin banyaknya radiasi di sekitar kita, ada kemungkinan radiasi juga berperan menyebabkan autisme. Tapi bagaimana menghindarinya, saya juga kurang tahu. Yang sudah jelas mudah untuk dihindari adalah USG - hindari jika tidak perlu.
6. Folic Acid : Zat ini biasa diberikan kepada wanita hamil untuk mencegah cacat fisik pada janin. Dan hasilnya memang cukup nyata, tingkat cacat pada janin turun sampai sebesar 30%. Namun di lain pihak, tingkat autisme jadi meningkat.
Pada saat ini penelitian masih terus berlanjut mengenai ini. Sementara ini, yang mungkin bisa dilakukan oleh para ibu hamil adalah tetap mengkonsumsi folic acid - namun tidak dalam dosis yang sangat besar (normalnya wanita hamil diberikan dosis folic acid 4x lipat dari dosis normal).
Atau yang lebih baik - perbanyak makan buah-buahan yang kaya dengan folic acid, karena alam bisa mencegah tanpa menyebabkan efek samping :
Nature is more precise; that’s why all man-made drugs have side effects
7. Sekolah lebih awal : Agak mengejutkan, namun ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa menyekolahkan anak lebih awal (pre school) dapat memicu reaksi autisme.
Diperkirakan, bayi yang memiliki bakat autisme sebetulnya bisa sembuh / membaik dengan berada dalam lingkupan orang tuanya. Namun, karena justru dipindahkan ke lingkungan asing yang berbeda (sekolah playgroup / preschool), maka beberapa anak jadi mengalami shock, dan bakat autismenya menjadi muncul dengan sangat jelas.
Untuk menghindari ini, para orang tua perlu memiliki kemampuan untuk mendeteksi bakat autisme pada anaknya secara dini. Jika ternyata ada terdeteksi, maka mungkin masa preschool-nya perlu dibimbing secara khusus oleh orang tua sendiri. Hal ini agar ketika masuk masa kanak-kanak maka gejala autismenya sudah hampir lenyap; dan sang anak jadi bisa menikmati masa kecilnya di sekolah dengan bahagia.
Dan mungkin saja masih ada banyak lagi berbagai potensi penyebab autisme yang akan ditemukan di masa depan, sejalan dengan terus berkembangnya pengetahuan di bidang ini.
Secara ringkas; gaya hidup modern memang sangat besar kontribusinya terhadap peningkatan kasus autisme. Salah satu bukti yang paling nyata adalah nyaris tidak adanya kasus autisme di masyarakat Amish.
NOTE : Artikel ini hanya bertujuan untuk mengenalkan Anda kepada berbagai potensi penyebab autisme.
Berbagai artikel yang membahas topik ini cenderung sangat sulit untuk dipahami karena menggunakan bahasa medis / akademis. Karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskannya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti.
Sehingga selanjutnya diharapkan akan memudahkan para (calon) orang tua untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang soal ini.
Apakah Autisme itu ?
Autisme adalah : neurodevelopmental disorder that manifests itself in markedly abnormal social interaction, communication ability, patterns of interests, and patterns of behavior.
“Cacat pada perkembangan syaraf & psikis manusia, baik sejak janin dan seterusnya; yang menyebabkan kelemahan/perbedaan dalam berinteraksi sosial, kemampuan berkomunikasi, pola minat, dan tingkah laku”.
Autisme cukup luas dan mencakup cukup banyak hal. Ciri-ciri autisme ada banyak, dan kebanyakan penderita autisme hanya menderita sebagiannya saja.
Penderita autisme cukup banyak yang ternyata malah menjadi sukses dalam hidupnya. Penderita autis banyak yang menjadi pakar pada bidang sains, matematika, komputer, dan lain-lainnya.
Orang tua dapat sangat membantu mengarahkan anak autis untuk mengeksploitasi kelebihan-kelebihannya (seperti: kemampuan untuk fokus & konsentrasi yang luar biasa), dan melatih mereka untuk memperbaiki berbagai kelemahan-kelemahannya.
Nampaknya ini dulu yang bisa saya tuliskan untuk topik ini. Komentar/koreksi akan diterima dengan senang hati. Semoga dapat bermanfaat.
Sabtu, 17 April 2010
gelombang di dasar lautan
Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi
pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis
yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan
di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa
jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti
gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang
permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya
dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat
tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)
Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur''an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas.
Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut.
Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan
tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang
terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini
memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur''an adalah kalam Allah.
Kadar Hujan
Fakta lain yang diberikan dalam Al Qur’an mengenai hujan adalah bahwa hujan diturunkan ke
bumi dalam kadar tertentu. Hal ini disebutkan dalam Surat Az Zukhruf sebagai berikut;
"Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan
dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur)." (Al
Qur''an, 43:11)
Kadar dalam hujan ini pun sekali lagi telah ditemukan melalui penelitian modern. Diperkirakan
dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini menghasilkan 513
trilyun ton air per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi
dalam satu tahun. Hal ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang
menurut "ukuran atau kadar" tertentu. Kehidupan di bumi bergantung pada siklus air ini.
Bahkan sekalipun manusia menggunakan semua teknologi yang ada di dunia ini, mereka tidak
akan mampu membuat siklus seperti ini.
Per tahunnya, air hujan yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam bentuk hujan berjumlah "tetap": yakni
513 triliun ton. Jumlah yang tetap ini dinyatakan dalam Al Qur''an dengan menggunakan istilah "menurunkan air
dari langit menurut kadar". Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan keseimbangan ekologi
dan, tentu saja, kelangsungan kehidupan ini,..
Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini akan segera mengakibatkan
ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak
pernah terjadi dan hujan senantiasa turun setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama
seperti dinyatakan dalam Al Qur’an.
pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis
yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan
di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa
jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti
gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang
permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya
dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat
tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)
Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur''an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas.
Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut.
Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan
tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang
terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini
memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur''an adalah kalam Allah.
Kadar Hujan
Fakta lain yang diberikan dalam Al Qur’an mengenai hujan adalah bahwa hujan diturunkan ke
bumi dalam kadar tertentu. Hal ini disebutkan dalam Surat Az Zukhruf sebagai berikut;
"Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan
dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur)." (Al
Qur''an, 43:11)
Kadar dalam hujan ini pun sekali lagi telah ditemukan melalui penelitian modern. Diperkirakan
dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini menghasilkan 513
trilyun ton air per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi
dalam satu tahun. Hal ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang
menurut "ukuran atau kadar" tertentu. Kehidupan di bumi bergantung pada siklus air ini.
Bahkan sekalipun manusia menggunakan semua teknologi yang ada di dunia ini, mereka tidak
akan mampu membuat siklus seperti ini.
Per tahunnya, air hujan yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam bentuk hujan berjumlah "tetap": yakni
513 triliun ton. Jumlah yang tetap ini dinyatakan dalam Al Qur''an dengan menggunakan istilah "menurunkan air
dari langit menurut kadar". Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan keseimbangan ekologi
dan, tentu saja, kelangsungan kehidupan ini,..
Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini akan segera mengakibatkan
ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak
pernah terjadi dan hujan senantiasa turun setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama
seperti dinyatakan dalam Al Qur’an.
Komputer Berbasis GNU/Linux dan Peluang Bisnisnya
Penggunaan sistem operasi windows sudah sangat dikenal dan pakai oleh (hampir) seluruh pengguna komputer di dunia ini. Hal ini membuat sistem operasi windows laku keras dipandang dari segi bisnis maupun dari segi penyebaran cara penggunannya. Meski demikian, saat ini windows sepertinya sudah mendapat saingan dengan munculnya sistem operasi GNU/Linux. GNU/Linux merupakan pemain baru dalam dunia sistem operasi dan bisnis. Sejauh mana pemain baru ini ikut dalam kancah pembangunan struktur sistem informasi dan bagaimana peluang bisnisnya? Tulisan singkat ini akan memandang hal tersebut untuk memberikan gambaran umumnya.
Sejarah Linux sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1984 dengan maksud luhur bahwa setiap perangkat lunak yang dibuat seharusnya dapat dikembangkan dan digunakan bersama-sama secara bebas. Empat kebebasan yang ditawarkan oleh GPL berlaku juga untuk kernel Linux, yakni: 1) Kebebasan menjalankan program untuk tujuan apa saja; 2) Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan dimana akses ke kode program merupakan prasyarat; 3) Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama Anda, dan; 4) Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua dapat menikmati keuntungan. Ada beberapa alasan mengapa orang menggunakan atau tidak menggunakan GNU/Linux. Alasan untuk menggunakannya tentu saja merupakan pendapat positif tentang GNU/Linux, dan begitu pula sebaliknya. Alasan positifnya adalah: Gratis, Fleksibel, Lisensi, Stabil, Performance bagus, Kelayakan terhadap standar, Dukungan perangkat keras, Peran dalam Internet, Interaksi terhadap system yang lain, Bebas Y2K-bug, dan Bebas Virus. Sedangkan pendapat negatif tentang GNU/Linux antara lain: Tidak User-friendly, Instalasi yang sulit, Kurangnya Aplikasi, Dokumentasi yang buruk, Dukungan yang kurang terhadap sistem yang lebih besar, Masalah keamanan, Kurangnya dukungan, Tidak adanya kejelasan hukum, Tidak Adanya Kontrol terhadap Kualitas, dan Perangkat lunak gratis seharusnya tidak digunakan dalam kegiatan produksi.
Dilihat dari pengaruhnya, GNU/Linux sangat berpengaruh terhadap para profesional Teknologi Informasi (TI) terutama sekali dalam dunia bisnis. Keberadaan GNU/Linux tidak dapat diingkari lagi, setidaknya hal ini dapat menjadi pilihan dalam setiap pengambilan keputusan.
Bisnis bersama GNU/Linux.
Semakin hari para profesional IT dituntut untuk selalu dapat memberikan solusi yang berimbang dari segi fungsi dan biaya. Dari pembelian perangkat keras, biaya perangkat lunak, biaya sumber daya, masalah biaya yang diekivalensikan dengan waktu, dan masalah maintenance. Dari keempat parameter diatas, dengan menggunakan GNU/Linux setidaknya kita dapat mengurangi biaya lisensi sehingga nilai fungsionalitas dari proyek tersebut dapat bertambah. Masalah maintenance GNU/Linux dikenal hanya butuh sedikit biaya dan tentunya update program dapat dilakukan dengan biaya hampir NOL. Masalah yang masih mengganjal saat ini adalah tentang sumberdaya, dimana seperti yang kita ketahui tidak banyak orang yang mengerti GNU/Linux dengan baik. Cengkeraman GNU/Linux semakin kuat ketika masalah datang dan memberikan komitmennya untuk GNU/Linux. Pertama, dilandasi dengan perekonomian yang memburuk, para pengguna teknologi sistem informasi mau tidak mau harus memutar otak untuk dapat memberikan layanan yang baik dengan harga yang murah. Kedua, Intel Corp., sebagai penghasil prosesor PC mulai mengalihkan haluannya untuk bergerak ke GNU/Linux. Yang terakhir adalah ketika dunia semakin muak dengan monopoli Microsoft yang semakin lama semakin mencengkeram para pengguna produknya. GNU/Linux yang mulai merambah ke dunia bisnis plus dengan data statistik yang mengagumkan. Beberapa perusahaan besar dan warnet-warnet (netcafe) mulai mengganti komputernya dengan komputer GNU/Linux berbasis Intel. Ketika kita semua mengerti bisnis perangkat lunak, kita hanya mengerti bagaimana menjual perangkat lunak.
Jika GNU/Linux bisa didapat secara bebas, bagai-mana kemudian kita dapat mengambil keuntungan dari kegiatan ekonomi ini? Model bisnis pertama yang paling mudah dilakukan saat ini adalah model aktif. Enterprenur memandang GNU/Linux sebagai ujung tombak bisnis mereka dan menggunakan kekuatan ini ini untuk memenuhi pasar permintaan. Permintaan yang besar saat ini adalah kurang tersedianya sumber daya manusia yang mengerti GNU/Linux. Sebenarnya kesulitan customer (atau pasar) tentang kemampuan daya beli sistem operasi bukan lagi menjadi masalah sehingga malah dapat meloloskan kita sebagai penyedia layanan diatas GNU/Linux. Model bisnis yang kedua adalah pasif, yaitu dengan menjadikan GNU/Linux sebagai komplemen dari kegiatan bisnis kita. GNU/Linux bukanlah anti-bisnis, tetapi hanya anti-monopoli! Jika Anda belum pernah menggunakan GNU/Linux sebelumnya, dan juga mempunyai sumberdaya yang terbatas, persiapkan diri anda sendiri dengan dengan belajar dan melakukan test dari program yang ingin digunakan. Kemudian, jika sudah menguasai atau setidaknya mempunyai sumberdaya yang cukup. Jangan terburu-buru untuk mengganti semua server
yang ada sehingga sistem produksi menjadi terganggu. Lakukan saja semuanya
setahap demi setahap. Jika pada akhirnya Anda dapat mengganti server dikantor yang ada dengan GNU/Linux dan memberikan performa yang baik tanpa embel-embel biaya, dipastikan anda akan merasa menyesali kenapa tidak dari dulu anda melakukannya. Penjelasan singkat ini hanya merupakan suatu pandangan penulis berdasarkan data-data yang dimilkinya, sedangkan anda berhak untuk mengetahui lalu menggunaknnya ataupun mengabaikannya sama sekali. Dengan kata lain, keputusan berada di tangan anda dan tulisan ini hanya sebagai informasi yang mungkin penting dan atau mungkin juga tidak penting bagi anda
Sejarah Linux sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1984 dengan maksud luhur bahwa setiap perangkat lunak yang dibuat seharusnya dapat dikembangkan dan digunakan bersama-sama secara bebas. Empat kebebasan yang ditawarkan oleh GPL berlaku juga untuk kernel Linux, yakni: 1) Kebebasan menjalankan program untuk tujuan apa saja; 2) Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan dimana akses ke kode program merupakan prasyarat; 3) Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama Anda, dan; 4) Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua dapat menikmati keuntungan. Ada beberapa alasan mengapa orang menggunakan atau tidak menggunakan GNU/Linux. Alasan untuk menggunakannya tentu saja merupakan pendapat positif tentang GNU/Linux, dan begitu pula sebaliknya. Alasan positifnya adalah: Gratis, Fleksibel, Lisensi, Stabil, Performance bagus, Kelayakan terhadap standar, Dukungan perangkat keras, Peran dalam Internet, Interaksi terhadap system yang lain, Bebas Y2K-bug, dan Bebas Virus. Sedangkan pendapat negatif tentang GNU/Linux antara lain: Tidak User-friendly, Instalasi yang sulit, Kurangnya Aplikasi, Dokumentasi yang buruk, Dukungan yang kurang terhadap sistem yang lebih besar, Masalah keamanan, Kurangnya dukungan, Tidak adanya kejelasan hukum, Tidak Adanya Kontrol terhadap Kualitas, dan Perangkat lunak gratis seharusnya tidak digunakan dalam kegiatan produksi.
Dilihat dari pengaruhnya, GNU/Linux sangat berpengaruh terhadap para profesional Teknologi Informasi (TI) terutama sekali dalam dunia bisnis. Keberadaan GNU/Linux tidak dapat diingkari lagi, setidaknya hal ini dapat menjadi pilihan dalam setiap pengambilan keputusan.
Bisnis bersama GNU/Linux.
Semakin hari para profesional IT dituntut untuk selalu dapat memberikan solusi yang berimbang dari segi fungsi dan biaya. Dari pembelian perangkat keras, biaya perangkat lunak, biaya sumber daya, masalah biaya yang diekivalensikan dengan waktu, dan masalah maintenance. Dari keempat parameter diatas, dengan menggunakan GNU/Linux setidaknya kita dapat mengurangi biaya lisensi sehingga nilai fungsionalitas dari proyek tersebut dapat bertambah. Masalah maintenance GNU/Linux dikenal hanya butuh sedikit biaya dan tentunya update program dapat dilakukan dengan biaya hampir NOL. Masalah yang masih mengganjal saat ini adalah tentang sumberdaya, dimana seperti yang kita ketahui tidak banyak orang yang mengerti GNU/Linux dengan baik. Cengkeraman GNU/Linux semakin kuat ketika masalah datang dan memberikan komitmennya untuk GNU/Linux. Pertama, dilandasi dengan perekonomian yang memburuk, para pengguna teknologi sistem informasi mau tidak mau harus memutar otak untuk dapat memberikan layanan yang baik dengan harga yang murah. Kedua, Intel Corp., sebagai penghasil prosesor PC mulai mengalihkan haluannya untuk bergerak ke GNU/Linux. Yang terakhir adalah ketika dunia semakin muak dengan monopoli Microsoft yang semakin lama semakin mencengkeram para pengguna produknya. GNU/Linux yang mulai merambah ke dunia bisnis plus dengan data statistik yang mengagumkan. Beberapa perusahaan besar dan warnet-warnet (netcafe) mulai mengganti komputernya dengan komputer GNU/Linux berbasis Intel. Ketika kita semua mengerti bisnis perangkat lunak, kita hanya mengerti bagaimana menjual perangkat lunak.
Jika GNU/Linux bisa didapat secara bebas, bagai-mana kemudian kita dapat mengambil keuntungan dari kegiatan ekonomi ini? Model bisnis pertama yang paling mudah dilakukan saat ini adalah model aktif. Enterprenur memandang GNU/Linux sebagai ujung tombak bisnis mereka dan menggunakan kekuatan ini ini untuk memenuhi pasar permintaan. Permintaan yang besar saat ini adalah kurang tersedianya sumber daya manusia yang mengerti GNU/Linux. Sebenarnya kesulitan customer (atau pasar) tentang kemampuan daya beli sistem operasi bukan lagi menjadi masalah sehingga malah dapat meloloskan kita sebagai penyedia layanan diatas GNU/Linux. Model bisnis yang kedua adalah pasif, yaitu dengan menjadikan GNU/Linux sebagai komplemen dari kegiatan bisnis kita. GNU/Linux bukanlah anti-bisnis, tetapi hanya anti-monopoli! Jika Anda belum pernah menggunakan GNU/Linux sebelumnya, dan juga mempunyai sumberdaya yang terbatas, persiapkan diri anda sendiri dengan dengan belajar dan melakukan test dari program yang ingin digunakan. Kemudian, jika sudah menguasai atau setidaknya mempunyai sumberdaya yang cukup. Jangan terburu-buru untuk mengganti semua server
yang ada sehingga sistem produksi menjadi terganggu. Lakukan saja semuanya
setahap demi setahap. Jika pada akhirnya Anda dapat mengganti server dikantor yang ada dengan GNU/Linux dan memberikan performa yang baik tanpa embel-embel biaya, dipastikan anda akan merasa menyesali kenapa tidak dari dulu anda melakukannya. Penjelasan singkat ini hanya merupakan suatu pandangan penulis berdasarkan data-data yang dimilkinya, sedangkan anda berhak untuk mengetahui lalu menggunaknnya ataupun mengabaikannya sama sekali. Dengan kata lain, keputusan berada di tangan anda dan tulisan ini hanya sebagai informasi yang mungkin penting dan atau mungkin juga tidak penting bagi anda
Langganan:
Postingan (Atom)
