Sabtu, 17 April 2010

Peluang dalam Setiap Masalah

Kita sering berpikir,
merencanakan, dan bahkan melakukan berbagai cara untuk menciptakan PELUANG.
Kita sudah memeras otak, uang, waktu, dan bahkan tenaga demi menciptakan
berbagai macam peluang namun peluang tersebut tak kunjung datang. Jika sudah
terjadi yang demikian, sebagian dari kita menyerah dan pada akhirnya kalah oleh
kerasnya kompetisi kehidupan. Lebih jauh lagi, hal ini akan menimbulkan
berbagai macam masalah yang dapat menghambat prestasi, produktifitas, kemajuan,
dan kesuksesan seseorang.

Namun, pernahkah kita menyadari
bahwa menciptakan peluang tidaklah sulit seperti yang kita takutkan? Bahkan
ketika mempunyai masalah sekalipun kita dapat menciptakan peluang besar?

Seorang pemerhati sekaligus
praktisi bisnis di Amerika, memberi inspirasi kepada kita semua tentang
bagaimana menciptakan peluang. Hebatnya lagi, Scott L. Taylor mengajarkan
kepada kita bagaimana menciptakan peluang dalam setiap masalah yang kita alami.
Inspirasi Taylor ini lebih dari sekadar mengajarkan prinsip, namun juga
membantu anda memperoleh pengalaman,
kesehatan mental, dan kebahagiaan!

Jika anda adalah orang yang
mempunyai masalah, bersyukurlah dan tetap baca artikel ini untuk mengetahui
bagaimana peluang bisa tercipta dari masalah yang anda miliki.

Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

Mr. I.M. Lucky adalah orang
terkaya dan paling beruntung di dunia. Ia tinggal di pedesaan di atas bukit besar
yang berkilau kehijauan. Penduduk desa sangat ingin mengetahui siapakah Mr.
I.M. Lucky dan bagaimana ia bisa meraih
kesuksesannya yang begitu besar jika dibandingkan dengan penduduk sekitarnya.

Di sebuah sekolah di kaki
pegunungan Lucky, hadir seorang anak laki-laki yang berbadan besar tetapi tidak
memiliki rasa percaya diri. Namanya Utor Retting, tetapi anak-anak di desa
memanggilnya “Utor yang membosankan”.

Utor sudah mencoba berbagai
macam kemampuannya dalam segala bidang, namun teman-temannya selalu mengejeknya
setiap kali ia berbuat sesuatu. Hal ini menjadikan Utor selalu minder, malu,
dan kecewa dengan kemampuannya sendiri, meskipun gurunya mengatakan kemampuan
Utor cukup menjanjikan. Utor memutuskan untuk tidak lagi mencari teman.

Utor pun berpikir untuk menjadi
seorang penulis. Melalui surat kabar sekolah, ia diberi tugas yang selama ini
tidak bisa dikerjakan oleh reporter-reporter surat kabar, yakni “mewawancarai
Mr. I.M. Lucky untuk mencari tahu bagaimana ia bisa menjadi sangat sukses dan
apakah I.M. Lucky (dibaca: “I am Lucky” yang artinya “Saya Beruntung”) adalah
nama aslinya”. Meskipun ini adalah tugas terberat, namun sang editor mengatakan
kepada Utor bahwa ini adalah tugas termudah yang bisa ia kerjakan.

Sudah berulang kali Utor
mendatangi rumah Mr. Lucky namun ia belum juga sempat bertemu dengan Mr. Lucky,
meskipun Mr. Lucky masih ada didalam rumahnya. Utor merasakan betapa sulitnya
menemui Mr. Lucky. Utor sempat berniat menghentikan keinginannya menjadi
penulis, karena sepertinya ia tidak memiliki kamampuan untuk menduduki posisi
itu.

Karena semakin gencarnya
cemoohan untuk dirinya, Utor bertekad untuk berhasil menemui Mr. Lucky. Ia pun
mendatangi kembali rumah Mr. Lucky, namun belum sempat juga menemuinya. Hal ini
terjadi berulang-ulang selama beberapa minggu.

Pada suatu malam, Utor bermimpi
melihat rumah tua yang terhubung dengan bagian belakang rumah Mr. Lucky yang besar dan mewah. Mimpi itu memberinya
sugesti yang sangat kuat untuk mengetahui hal ihwal keberadaan rumah tua itu dan
membuatnya mampu bertemu dengan Mr. Lucky.

Menciptakan peluang dalam setiap masalahUtor pun kemudian mendapatkan
pelajaran berarti dari Mr.Lucky. Utor mendapatkan kesempatan mengikuti
kegiatan-kegiatan Mr. Lucky. Mr. Lucky memberi contoh kasus bagaimana menciptakan
peluang dalam masalah. “Katakanlah, kamu sedang mengalami masalah. Kamu hanya
mempunyai setongkol jagung, dan kamu lapar. Apa solusimu?”

“Memakan jagung itu”, jawab
Utor.

Jawaban Utor tersebut ternyata
tidak bisa menciptakan peluang, sebab hal itu sama yang dilakukan oleh
kebanyakan orang. Bila kamu memakan jagung itu, kamu akan kembali lapar, lalu
kembali mencari-cari makanan. Mr. Lucky mampu melihat peluang dalam masalah
tersebut. Peluangnya adalah “mengorbankan keinginan memakan jagung itu
sekarang, dan kamu akan menghasilkan ratusan bahkan ribuan tongkol jagung bila
kamu menanam biji-biji jagung tersebut dan menunggu selama satu musim panen
untuk memenuhi keinginan memakan jagung itu. Kamu tidak hanya akan memiliki
persediaan jagung sampai akhir tahun, tetapi kamu juga akan mempunyai lebih
banyak tongkol jagung untuk ditanam dan menghasilkan panen dua kali lebih
banyak di musim berikutnya”.

Untuk bisa menciptakan peluang
dalam setiap masalah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Beberapa keyakinan-keyakinan
yang salah sehingga orang tidak bisa mengatasi masalah adalah:

1.
Kamu yakin bahwa kamu harus memecahkan sendiri
masalahmu

2.
Kamu yakin bahwa kamu tidak bisa memecahkan
masalahmu

3.
Kamu keliru memandang masalah yang sesungguhnya

4.
Kamu yakin bahwa solusi harus terwujud sesuai
dengan keinginanmu

5. Kamu yakin bahwa sesuatu yang bukan dalam kendalimu
telah menghalangimu menemukan solusi

6. Kamu mencoba menyelesaikan sebuah masalah yang
sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah

7.
Kamu membuat batasan waktu tentang kapan sebuah
masalah harus diselesaikan

8.
Kamu yakin bahwa kamu harus berhenti sebelum
waktunya

9.
Kamu yakin masalahnya adalah dirimu

10. Kamu
Pemalas

Jika kesepuluh
keyakinan-keyakinan salah diatas dapat kamu buang jauh-jauh, maka silahkan
menggunakan sistem penciptaan peluang yang diajarkan oleh Mr. Lucky.

Sistem penciptaan peluang itu
adalah Resource Masterminding. Sistem
ini menggabungkan sumber-sumber yang dimiliki dengan inspirasi. Sistem ini
terdiri dari empat langkah yang dapat dilakukan setiap orang, yaitu:

1. Carilah masalah yang sesungguhnya. Rincilah sebuah
masalah untuk mencari masalah yang sesungguhnya.

2. Temukan sumber-sumber yang dapat digunakan untuk
memecahkan masalah

3.
Ringkaslah dengan menggunakan sumber-sumber terbaik
yang anda miliki

4. Sinergi. Kombinasikan sumber-sumber ini untuk
menghasilkan sinergi yang dibutuhkan dalam menghasilkan peluang yang baik

Utorpun merasa bangga dengan apa
yang dialaminya bersama Mr. Lucky. Mr. Lucky yakin Utor akan menggunakan sistem
yang diajarkannya untuk menjadi lebih kaya dan lebih sukses daripada dirinya.
Dengan demikian “Utor Retting” pun akan dipanggil orang dengan nama “U.R Lucky”
yang berarti “Anda Beruntung”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar